majelis mutiara cinta
Meraih Cinta Sang Maha Pemilik Cinta
Kamis, 18 Januari 2018
Cara Shalat Khusyu
Cara Shalat Khusyu
Hatim Al-Asham, ketika diminta untuk melukiskan shalatnya berkata, "Bila datang waktu shalat, aku berwudhu dengan sesempurna mungkin, pergi ke tempat shalatku, dan duduk di situ sampai tenang seluruh anggota tubuhku. Setelah itu, aku bangkit dan memulai shalatku. Kujadikan Ka'bah di antara kedua mataku, sirath dibawah telapak kakiku, surga di sisi kananku, neraka di sisi kiriku, dan malaikatul maut di belakangku.
Kuperkirakan ini sebagai shalatku yang terakhir dan aku pun berdiri di antara harapan dan kecemasan. Aku bertakbir dengan hati mantap, dan membaca ayat-ayat Al-Qur'an dengan tartil, kemudian aku mulai ruku' dengan hati merunduk, dan bersujud dengan penuh khusyuk, duduk di atas bagian tubuhku sebelah kiri, menjadikan punggung kakiku sebagai alas, sambil menegakkan kaki kananku di atas ibu jarinya. Kuikuti semuanya itu dengan penuh keikhlasan dan setelah itu aku pun tak tahu, apakah shalatku itu diterima atau tidak?"
(Imam Al-Ghazali dalam Ihya 'Ulumiddin)
Jumat, 08 Desember 2017
TIPS MERUBAH TAKDIR
TIPS MERUBAH TAKDIR
SUATU hari, Malaikat Maut mendatangi Nabiyallah Ibrahim, lalu bertanya :
*
Malaikat :
Siapa anak muda yg tadi mendatangimu wahai Ibrahim?
*
Nabi Ibrahim :
Itu tadi sahabatku & sekaligus muridku.
*
Malaikat :
Ada apa dia datang menemuimu..?
*
Nabi Ibrahim :
Dia ingin menyampaikan akan menikah besok pagi.
*
Malaikat:
Wahai Ibrahim, sayang sekali, umur anak itu tidak akan sampai besok pagi... Habis berkata seperti itu, Malaikat Maut pun pergi meninggalkan Nabiyallah Ibrahim.. Hampir saja Nabiyallah Ibrahim tergerak utk memberitahu anak muda tersebut, guna menyegerakan pernikahannya malam ini, dan memberitahu tentang kematiannya... Tapi langkahnya terhenti. Nabiyallah Ibrahim memilih kematian tetap menjadi rahasia Allah.
*
Esok paginya, Nabiyallah Ibrahim ternyata melihat & menyaksikan anak muda tsb tetap bisa melangsungkan pernikahannya.
*
Haripun berganti, minggu berganti, bulan berganti, & tahunpun berganti tahun, Nabiyallah Ibrahim malah melihat anak muda ini panjang umurnya.. hingga usia anak muda ini 70 tahun.
*
Nabiyallah Ibrahim-pun bertanya kpd Malaikat Maut, kenapa malaikat berbohong tempo hari, menyampaikan jika anak muda itu akan mati besok pagi, ternyata tidak mati, bahkan umurnya panjang.
*
Malaikat Maut :
Dirinya memang akan mencabut nyawa anak muda tersebut, karena Allah menahannya, dan kenapa Allah SWT menahan tanganku untuk tidak mencabut nyawa anak muda itu (dulu)...?
*
Ketahuilah wahai Ibrahim, bahwa di malam menjelang pernikahannya, anak muda tersebut menyedekahkan separuh dari kekayaannya. Dan inilah yang membuat Allah memutuskan untuk memanjangkan umur anak muda tersebut, hingga engkau masih melihatnya hidup.
*
Kematian memang di tangan Allah SWT, justru itu, memajukan dan memundurkan kematian adalah hak Allah. Dan Allah memberitahu lewat kalam RasulNya, Muhammad SAW bahwa sedekah itu bisa memanjangkan umur.
Saudaraku, marilah kita perbanyak bersedekah.
selamat bersedekah KLIK www.KitaBisa.com/PesantrenQuranYatim
Kamis, 09 November 2017
#Amalan Apa Saja Yang Tak Pernah Terputus Pahalanya??
#Amalan Apa Saja Yang Tak Terputus Pahalanya??
Kira-kira apa yang anda bayangkan tentang pahala membangun pesantren??
Yup, benar sekali pahala amal jariyah akan terus mengalir abadi walaupun kita sudah meninggal, subhanalloh
Lantas apa yang ada dibenak saudara tentang pahala menyantuni anak yatim??
Rosulullah SAW pernah bersabda bahwa kedudukan orang yang menyantuni anak yatim akan berdekatan dengan Rosul di surga sedekat jari telunjuk dan jari tengah.
Rosulullah SAW pernah bersabda bahwa kedudukan orang yang menyantuni anak yatim akan berdekatan dengan Rosul di surga sedekat jari telunjuk dan jari tengah.
Lalu bagaimana mengenai pahala membaca, memahami dan menghapal Al-Qur'an??
Jelas sekali setiap hurupnya akan mendatangkan sepuluh pahala kebaikan.
Jelas sekali setiap hurupnya akan mendatangkan sepuluh pahala kebaikan.
Masya Alloh luar biasa sekali sahabat, kemudian bayangkan jika tiga kemuliaan itu disatukan "Membangun Pesantren untuk Anak Yatim yang Menghapal Al-Qur'an" Sudah tentu pahalanya sangat besaar dan tak terputus. Rosul pernah bersabda: "Asshodaqotu Buhtanun" sedekah itu bukti, bukti apa?
Bukti kejujuran iman kita, karena iman itu harus dibuktikan, bukan hanya sekedar ngaku di lisan saja.
Naah, salah satu cara membuktikannya ialah dengan ber-Infak di jalan Alloh.
Karena manusia itu cenderung mencintai harta.
Dengan berinfak kita sedang membuktikan bahwa kita lebih mencintai Alloh dan Rosul-Nya dibandingkan dengan harta kita.
Karena manusia itu cenderung mencintai harta.
Dengan berinfak kita sedang membuktikan bahwa kita lebih mencintai Alloh dan Rosul-Nya dibandingkan dengan harta kita.
Dan alhamdulillah kini ada peluang untuk beramal yaitu pembangunan Pesantren Tahfidz untuk Anak Yatim
Bagi yang ingin mengetahui dan ikut berjuang mendirikan pesantren tahfidz untuk anak yatim
KLIK. www.KitaBisa.com/ PesantrenQuranYatim
KLIK. www.KitaBisa.com/
Mari kita sisihkan Rp. 10.000/bulan dari gaji atau hasil bisnis kita, kita patungan untuk mendirikan pesantren di seluruh #Indonesia untuk anak-anak yatim.
Khusus untuk pembangunan Masjid
>> Infaq melalui
□ Bank Mandiri
No Rek 132 00 183 117 88
>> Infaq melalui
□ Bank Mandiri
No Rek 132 00 183 117 88
An. Bendahara Masjid Jami Nurul Falah
Mohon bantu menyebarkan dengan klik bagikan dan tag teman-teman kita di komentar, semoga Alloh mencatatnya sebagai amal shalih kita amiin...
Surya Maulana Fatlah, S.Pd.I
Ketua Pesantren Darul Mulhim dan Founder @MajelisMutiaraCinta @aasumfah.blogspot.com
Langganan:
Postingan (Atom)
Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arofah
Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arofah Pada Bulan Dzulhijjah
Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arofah Pada Bulan Dzulhijjah Wednesday , Agustus 23, 201 7 Segala puji hanya milik Alloh yang telah me...
-
Maqom Kramat Raden Ibrohim Eyang Dalem Pataruman Silsilah keturunan Sembah Dalem Pataruman Raden Ibrohim Bin Rd.Rangga Anggayudha ...
